Cara Meningkatkan Keterampilan Menulis Guru

Keterampilan Menulis dan Profesi Guru

Saat membaca judul tulisan ini, barangkali anda bisa maklum, akan tetapi bagi anda yang tidak menyadarinya tentu akan bingung. Lha, apa benar profesi guru berhubungan dengan keterampilan menulis?

Sepertinya, pada banyak profesi apapun di dunia ini, termasuk guru salah satunya, keterampilan menulis sangat
dibutuhkan. Jadi guru dengan keterampilan menulis yang sangat minim bisa jadi akan sangat kesulitan untuk berkembang profesinya. Ia akan stagnan atau jalan di tempat saja.

Ini benar lho, keterampilan menulis sangat penting dalam profesi guru. Seorang guru tidak akan dapat bekerja dan melayani siswanya dengan baik apabila keterampilan menulisnya jelek. Bisa dibayangkan, bagaimana si guru akan menuangkan ide-idenya secara tertulis dalam bentuk rencana pembelajaran? Bagaimana ia dapat merumuskan butir soal dengan konstruksi yang benar dan tidak menimbulkan penafsiran ganda atau majemuk? Bagaimana ia dapat menulis dan mengembangkan bahan ajarnya dengan kalimat-kalimat yang cocok untuk tingkat perkembangan siswanya? Nah, mungkin anda sudah mulai mengerti maksud saya pada tulisan kali ini. :)

Karena keterampilan menulis sama saja dengan keterampilan lainnya, maka untuk memperbaiki kemampuan guru menulis tidak ada cara lain yang dapat ditempuh selain melalui latihan. Nah, jenis latihan inilah yang dapat berbeda-beda pada setiap orang. Tetapi, yang paling penting, apapun jenis dan teknik berlatih yang dilakukan tidaklah akan berhasil apabila tidak disertai dengan niat dan kesungguhan. Banyak hal yang harus dilakukan oleh guru terkait keterampilan menulis pada profesinya, misalnya saja guru harus:
cara meningkatkan keterampilan guru dalam menulis

  • Menulis perangkat pembelajaran: meliputi penyusunan RPP, LKS, silabus, dsb.
  • Menulis diktat atau modul pembelajaran.
  • Menulis laporan penelitian tindakan kelas atau laporan penelitian lainnya.
  • Menulis makalah untuk keperluan seminar.
  • Menulis butir-butir soal untuk membuat tes alat evaluasi pembelajarannya. Alih-alih menulis butir soal berkualitas bagus, guru malah menulis soal yang bias dan tidak valid.
  • Apabila anda guru bahasa, maka keterampilan menulis anda harus lebih baik lagi dengan memiliki kemampuan menulis berbagai bentuk karya tulis apakah yang bersifat ilmiah ataupun non ilmiah seperti puisi, cerpen, novel, dan sebagainya.
  • Menulis laporan kegiatan kurikuler ataupun ekstrakurikuler, atau kegiatan lain yang menjadi tanggung jawabnya, dsb.
Guru dapat mengembangkan diri untuk mengasah keterampilan menulisnya dengan beragam cara. Salah satu cara yang mungkin akan menyenangkan untuk dilakukan adalah seperti saya sekarang: belajar menulis lewat blog (melalui aktivitas blogging). Cara lainnya misalnya secara kolektif bersama rekan-rekan sejawat atau seprofesi menerbitkan buku kompilasi, dsb. Pokoknya ada banyak cara yang dapat ditempuh untuk memperbaiki dan mempertajam keterampilan menulis guru. Pilih saja aktivitas yang menurut anda paling menyenangkan untuk tujuan ini.

Anda juga sedang mencoba mengembangkan keterampilan menulis anda agar dapat berkembang lebih baik? Apakah anda melakukan hal yang sama seperti yang sekarang saya lakukan? Atau anda mempunyai cara dan teknik lain? Mari dibagi pada kolom komentar di bawah. Wassalam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...