Tips Menjadi Guru Idola

Tips Menjadi Guru Idola 

Bapak dan Ibu Guru yang baik, pernahkah berpikiran untuk mencoba menjadi guru idola siswa? Kalau belum kepikiran sampai ke sana, mestinya mulai sekarang anda harus mulai. Menjadi guru idola bukan berarti Bapak dan Ibu Guru ingin menjadi orang top dan tenar di sekolah. Bukan itu esensinya. Bapak dan Ibu guru, mungkin kita bisa kembali mengingat guru-guru kita sewaktu sekolah dulu. Guru mana yang masih melekat hingga kini diingatan kita? Apa kesan kita terhadap mereka? Positif atau negatif? Mengapa demikian? Bapak dan Ibu guru, sesungguhnya, menjadi guru idola dalam tulisan ini lebih mengacu kepada tujuan agar pembelajaran yang kita lakukan di kelas menjadi lebih hidup dan bermakna, baik bagi siswa maupun kita sendiri sebagai guru.

Beberapa Tips untuk Menjadi Seorang Guru Idola 

Mencoba mengingat-ingat kembali guru-guru luar biasa yang pernah saya temui dalam kehidupan saya sedari mulai tahun-tahun pertama bersekolah hingga kini telah mengajar sebagai seorang guru, saya mencoba memetik beberapa karakter yang mereka miliki sehingga begitu disukai oleh siswa-
siswanya dan bisa jadi merupakan sosok guru ideal, guru idola. Karakteristik-karakteristik itu kemudian disajikan dalam bentuk tips menjadi guru idola. Nah, ada beberapa tips yang mungkin dapat dicoba bila mind set Bapak dan Ibu Guru tentang guru idola sudah seperti tulisan di atas. Marilah kita uraikan satu per satu.
tips untuk menjadi guru idola

Tips 1. Guru Idola Memiliki Kesabaran dalam Membimbing Siswa 

Saya kira, semua guru idola memiliki kesabaran yang kuat dalam membimbing siswa. Ciri ini menjadi ciri utama. Saya pernah bertemu dengan seorang “mantan siswa nakal” yang kini telah mandiri dan cukup sukses dalam kehidupan di masyarakat. ia menceritakan kepada saya bahwa ia bisa menjadi seperti sekarang karena seseorang telah berhasil membimbingnya. Orang itu bukan orang tuanya, tetapi gurunya. Guru idolanya. Ia menceritakan bagaimana sabarnya guru idolanya itu membimbingnya walaupun guru-guru lain justru cenderung menganggap ia sebagai sampah dan siswa bengal yang tak dapat lagi dibimbing.

Tips 2. Tunjukkan Bahwa Anda Menghormati Siswa 

Sebagai Individu Siswa juga manusia, mereka individu yang perlu dihormati. Walaupun mereka mungkin masih anak-anak atau remaja yang belum dewasa, guru perlu menghargai mereka. Siswa tidak akan menghargai anda sebagai guru apabila anda tidak menghargai mereka. Tunjukkan bahwa anda respek terhadap mereka, setiap saat setiap kesempatan.

Tips 3. Memahami Apa Tujuan Siswa dalam Berperilaku 

Beberapa siswa berperilaku buruk karena mempunyai tujuan tertentu. Pahami mengapa mereka berperilaku demikian. Apa tujuan mereka? Ingin menunjukkan protes terhadap anda? Ingin memperoleh perhatian? Mengalami masalah dalam pergaulan di kelas? Mengalami masalah di rumah? Semua tindak-tanduk ada tujuan, jadi sekali lagi: pahami. Dengan pemahaman akar masalah perilaku buruk siswa, guru akan dapat menentukan cara-cara mana yang kira-kira dapat membantu mereka untuk kembali menjadi siswa yang berperilaku baik.

Tips 4. Pedulilah Kepada Setiap Siswa 

Setiap siswa punya masalah mereka masing-masing. Bahkan secara kelompok, mereka juga punya masalah di kelas. Pedulilah kepada permasalahan yang mereka alami. Dengan peduli kepada siswa anda dapat membantu meringankan atau bahkan menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Selain itu, kepedulian juga bahkan dapat ditunjukkan melalui hal-hal yang sepele, seperti ketika seorang siswa anda berpenampilan rapi dan bersih, anda dapat memberikan pujian kecil untuknya.

Tips 5. Jangan Meneriaki Siswa 

Banyak kejadian di kelas yang dapat membuat darah anda mendidih. Berbekal kesabaran anda pasti dapat menaklukkannya. Ingat, jangan sesekali berteriak kepada mereka apalagi menumpahkan sumpah serapah. Mereka bisa merekam itu sebagai sesuatu yang negatif. Meneriaki siswa tidak akan menyelesaikan masalah dan justru akan membuat amarah anda akan semakin memuncak.

Tips 6. Dengarkan Siswa Anda 

Banyak hal di kelas dapat memunculkan pro-kontra hingga ide-ide baru tentang kelas anda. Dengarkan siswa anda apabila mereka berpendapat tentang kelas dan pembelajaran anda. Ide-ide dan masukan dari siswa dapat menjadi referensi yang sangat bagus untuk memperbaiki kelas dan pembelajaran anda. Seringkali mereka punya pemecahan masalah atau ide yang begitu brilian yang bahkan anda sendiri tidak memikirkannya sebelumnya.

Tips 7. Jangan Menunjukkan Kekuasaan Anda sebagai Pemegang Kendali Kelas 

Guru memang manajer di dalam kelas. Akan tetapi biar bagaimanapun anda bukanlah seorang bos yang bisa bertindak semaunya. Apalagi menunjukkan bahwa guru berkuasa dan dapat melakukan atau berbuat apa saja. Tidak ada guru otoriter dan mau enaknya sendiri yang disukai oleh siswa.

Tips 8. Jadilah Guru dengan Sense of Humor 

Berbagai riset dilakukan di barat dan ternyata membuktikan bahwa guru idola adalah guru yang memiliki sense of humor yang baik. Guru yang berinteraksi dengan siswanya sesekali harus menggunakan humor. Perlu diketahui bahwa humor dapat mengakrabkan guru dengan siswa, membuat pembelajaran yang semula membawa siswa kepada ketegangan dapat kembali rileks.

Tips 9. Jangan Menunjukkan Sikap Berlawanan dengan Harapan Siswa 

Siswa seringkali mempunyai harapan-harapan terhadap bagaimana anda mengelola kelas dan pembelajaran. Oleh karena itu seorang guru perlu memperhatikan apa aspirasi dan harapan mereka. Dengan demikian selanjutnya guru akan dapat berusaha menunjukkan sikap yang tidak berlawanan dengan harapan mereka. Jikapun memang demikian maka guru harus dapat memberikan alasan logis mengapa harapan-harapan siswa tidak dapat diwujudkan.

Tips 10. Tunjukkan Bahwa Anda Selalu dalam Mood yang Bagus 

Tampil prima setiap saat di depan siswa anda. Tunjukkan selalu bahwa anda selalu dalam mood yang bagus. Dengan demikian, anda akan selalu menjadi pribadi yang menarik, hangat, dan antusias. Kita semua pasti tahu, bahwa guru juga kadang mempunyai permasalahan yang harus dihadapi, akan tetapi selalulah berusaha untuk menunjukkan bahwa semua itu tidak mempengaruhi anda. Apapun masalah yang sedang dihadapi, jangan bawa masuk ke dalam kelas anda dan ke hadapan siswa anda.

Tips 11. Tunjukkan Rasa Kasih Sayang Anda sebagai Guru 

Guru adalah orang tua kedua bagi siswa. Guru adalah orang pertama yang akan didatangi siswa apabila mereka mengalami masalah ketika berada di sekolah. Oleh karena itu tunjukkanlah selalu bahwa anda mengasihi dan menyayangi mereka sebagaimana orang tua mereka di rumah. Puji Mereka,

Tips 12. Jatuhkan, Lalu Puji Lagi 

Jika anda menemui siswa yang membuat masalah, maka ingat-ingatlah hal-hal bagus apa yang pernah mereka lakukan. Pujilah mereka satu kali, lalu jatuhkan mereka dengan menyebutkan apa masalah yang telah mereka buat dengan tegas, langsung, dan tidak bertele-tele. Katakan apa harapan anda untuk mereka lakukan terkait masalah yang mereka buat. Kemudian pujilah kembali mereka. Kuatkan bahwa mereka sebenarnya mampu untuk selalu menjadi siswa yang baik.

Itulah beberapa tips yang saya coba daftar untuk menjadikan Bapak dan Ibu Guru sebagai seorang guru idola. Selamat mencoba. Dan, apabila anda mempunyai tips lain untuk menjadikan guru sebagai idola bagi siswa-siswanya, silakan berbagi di sini pada kolom komentar. Atau mungkin anda pernah bertemu seorang guru idola dalam masa-masa anda bersekolah dulu dan ingat betul mengapa guru tersebut begitu diidolakan, bagi juga di sini. Ditunggu lho.... wassalam.

Lanjutkan membaca ke artikel; Tips Menjadi Guru Idola (Bagian 2)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...