Tips Mengajar Anak Membaca

tips mengajar anak membaca
tips mengajar anak membaca

Tips Mengajar Anak Membaca

Apakah anda orang tua yang sedang mencoba mengajari anak anda membaca? Atau, anda adalah guru sekolah dasar di kelas awal (1 dan 2, atau 3), yang sedang berusaha membuat siswa anda pandai membaca? Beberapa tips berikut ini mungkin bermanfaat untuk dicoba membantu anak agar dapat lebih cepat menguasai keterampilan membaca. Mari kita lihat satu per satu.

Bacakan buku untuk anak

Jika anak anda masih kecil, 5 sampai 6 tahun, jangan terlalu memaksakan mereka untuk belajar membaca jika mereka belum memiliki ketertarikan sama sekali. Anda boleh mengajari mereka secara perlahan, tetapi tanpa pemaksaan. Pemaksaan hanya akan berakibat jelek, di mana anak pada akhirnya justru akan membenci kegiatan membaca. Karena itu, tunjukkan pada mereka bahwa membaca itu asyik. Anda dapat membacakan buku untuk mereka. Bacalah sebuah buku cerita bergambar keras-keras kepada anak. Buat mereka mengikuti jalan cerita dalam buku tersebut, mengenali tokoh-tokoh atau karakter-karakter yang ada di dalamnya.


Bertanyalah pada anak

Jika anda membacakan sebuah cerita, maka sesekali selingilah dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana untuk mengajarkan mereka memahami isi bacaan. Ini akan membuat mereka “lebih intim” dengan cerita tersebut. Pada anak yang mulai dapat membaca sendiripun, pertanyaan-pertanyaan perlu diajukan terkait bahan bacaan yang dibaca anak. Selain membantu anak memahami bacaan, juga membantu anak mengecek apakah mereka memahami apa yang telah mereka baca, apakah mereka salah memahami isi bacaan, atau memang mereka sudah memahami isi bacaan dengan benar.

Jadilah teladan

Membuat anak mampu membaca dengan baik perlu banyak latihan. Semakin sering anak membaca, maka semakin lancar mereka membaca. Untuk ini, mereka perlu dirangsang untuk memiliki kebiasaan membaca. Kebiasaan membaca anak dapat ditumbuhkan dengan memberikan teladan. Sebagai orang tua atau guru mereka, tunjukkan bahwa anda juga suka membaca.

Belajar mengenali huruf secara alamiah

Pada permulaan belajar membaca, anak dapat diajak mengenali huruf-huruf secara alamiah. Caranya, mungkin anda dapat mengajak mereka mengenali huruf-huruf yang membentuk namanya. Anak yang bernama Alifa misalnya, dapat terlebih dahulu diajak mengenali huruf a, l, i, dan f sebagai huruf-huruf yang menyusun namanya. Selain itu, mengajar anak mengenali huruf dapat dilakukan dengan menyanyi lagu alfabet. Setelah hafal, mereka diajak menunjuk satu per satu huruf sambil menyanyikan lagu alfabet tersebut. Anak juga dapat diajak mengenali huruf-huruf yang terdapat di kamar mereka, misal huruf-huruf yang tertera di kotak susunya, atau bedak taburnya, dsb.

Terintegrasi

Belajar membaca sekaligus belajar hal-hal lain, itulah yang saya maksud dengan terintegrasi di sini. Jadi saat anak dan anda bermain, anda dapat sambil mengenalkan huruf atau kata-kata tertentu. Saat mereka menonton kartun kesukaan bersama anda, mungkin ada abjad-abjad atau kata-kata tertentu yang tampak di layar kaca yang dapat dijadikan bahan untuk belajar membaca.

Variasi Genre Bacaan

Jika anak sudah mulai bisa membaca, kenalkanlah beragam genre bacaan. Jangan Cuma cerita dongeng melulu, ajak juga membaca genre fiksi lainnya seperi fabel, sainsfiksi, bahkan buku-buku nonfiksi sekalipun. Dengan demikian, anak juga belajar mana yang hanya sekedar “cerita” dan tidak masuk akal, dan mana yang merupakan fakta dan hal-hal nyata yang dapat dipercaya.

Mengajar melalui kata-kata yang mirip

Permulaan anak mulai dapat membaca kata, kenalkanlah terlebih dahulu kata-kata yang mirip dengan arti berbeda. Ini akan membantu mempermudah mereka membaca. Meskipun perbedaan hanya terdapat pada satu huruf saja. Misalnya, anda dapat mengaji membaca kata-kata seperti: KATAK, KAPAK, LAPAK, BATAK secara bersamaan.

Mengeja

Mengajari anak mengeja adalah hal yang sangat penting. Ini akan membuat anak lebih mudah membaca. Seperti disebutkan sebelumnya, gunakan terlebih dahulu kata-kata yang mirip (hampir sama) yang hanya berbeda satu atau dua huruf saja, dengan pengucapan yang mirip tetapi memiliki arti yang sangat berbeda. Usahakan juga kata-kata yang digunakan adalah kata-kata yang dekat dengan keseharian mereka, atau telah mereka kenal sebelumnya. Meskipun tentu, sesekali boleh juga memberikan kata-kata baru untuk memperluas wawasan bagi mereka.

Flash card

Flash card adalah media belajar membaca yang sangat mudah dibuat, menarik, dan ampuh untuk belajar membaca. Anda dapat membuat sendiri flash card dari potongan-potongan kertas persegi panjang. Jika anda punya printer atau beberapa gambar dari koran, majalah, atau apapun yang dapat digunting, boleh ditempelkan pada flash card untuk mengajarkan kata-kata yang berseuaian dengan gambar tersebut. Flash card membantu siswa belajar mengeja sebuah kata, dengan bantuan gambar yang ada di atas kata tersebut, atau di sebaliknya.

Demikian beberapa tips untuk membantu mengajarkan anak atau siswa anda membaca. Jika anda mempunyai tips lain, silakan berbagi di kolom komentar. Semoga bermanfaat. Wassalam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...