Komponen-Komponen Sebuah Rubrik Penilaian

Mengenal Bagian-Bagian Sebuah Rubrik Penilaian

Untuk dapat mengembangkan sebuah rubrik penilaian yang baik, seorang guru harus terlebih dulu mengetahui apa-apa saja komponen dari sebuah rubrik penilaian. Paling tidak ada 4 komponen yang menyusun sebuah rubrik penilaian, yaitu:
  • Deskripsi tugas
  • Skala
  • Dimensi
  • Deskripsi dari dimensi 
(referensi: uconn.edu)

Deskripsi tugas/Tugas

Deskripsi tugas mengandung ‘performa’ yang harus dilakukan oleh siswa. Bentuk tugas dapat meminta siswa untuk menghasilkan sebuah produk akhir seperti laporan penelitian, laporan pengamatan, makalah, hasil studi kepustakaan, hingga produk seperti benda kerajinan, puisi, poster, gambar, dan sebagainya. Tugas bisa juga berbentuk kinerja melakukan sesuatu, seperti keaktifan dalam berdiskusi, suatu tingkah laku siswa yang diharapkan terjadi di saat pembelajaran, keterampilan menggunakan alat tertentu, kemampuan membaca puisi, keterampilan melakukan smash pada permainan bola voli, dan sebagainya.


Skala 


Skala akan membantu penilai dalam hal ini guru untuk mendeskripsikan seberapa bagus siswa dapat melakukan tugas yang diberikan. Biasanya, kata-kata yang digunakan untuk mendeskripsikan ini adalah kata-kata yang positif. Misalnya, “siswa kompeten dalam.....” Skala yang umum digunakan adalah skala 3 sampai dengan skala 5. Tidak menutup kemungkinan bagi guru juga untuk mengembangkan skala 2 (ya-tidak). Semakin banyak skala (misal skala 5) maka semakin sulit membuatnya, walaupun tentunya akan semakin baik keakuratannya dalam mengukur performa yang dilakukan oleh siswa.

Dimensi

Dimensi adalah bagian-bagian atau komponen-komponen, atau aspek-aspek penting yang menjadi pembangun suatu performa. Misalnya, ketika guru ingin mengembangkan sebuah rubrik tentang kemampuan berpidato, maka guru harus mengetahui terlebih dahulu komponen-komponen apa yang menyusun keterampilan berpidato yang baik, seperti: kesesuaian isi dengan tema; volume suara; jeda; struktur kalimat yang digunakan, dan sebagainya. Bagian-bagian suatu tugas ini harus dipertimbangkan baik-baik, yang mana yang penting dimasukkan dan esensial sebagai penunjang performa siswa.  Jika bagian-bagian itu mempunyai “nilai” yang berbeda, maka setiap komponen atau bagian atau aspek ini dapat diberi bobot yang sesuai. Misalnya, ketika membuat rubrik untuk menilai kemampuan siswa berpidato, maka mungkin komponen ‘kesesuaian isi pidato dengan tema’ dapat diberi bobot yang lebih besar dibanding ‘volume suara’. Ini bila kita mengasumsikan bahwa volume suara yang kecil saat berpidato dapat dibantu dengan mikrofon. Sementara komponen ‘kesesuaian isi pidato dengan tema’ tentunya tidak dapat dipoles dengan alat atau cara apapun dan melekat penuh sebagai bagian dari kemampuan berpidato.

Deskripsi dari dimensi

Deskripsi dari dimensi harus disusun sedemikian rupa sehingga mudah diaplikasikan oleh pemakai rubrik (dalam hal ini guru itu sendiri atau guru lain yang menggunakan rubrik yang sama). Dimensi dibuat berdasarkan kemampuan terbaik yang diinginkan berturut-turut menurun ke deskripsi yang menunjukkan kemampuan terburuk yang mungkin akan ditampilkan siswa. Deskripsi dari dimensi inilah yang memudahkan guru untuk memberikan skor yang obyektif terhadap performa siswa.
Agar lebih jelas, perhatikan gambar komponen-komponen sebuah rubrik penilaian berikut ini.
komponen-komponen rubrik penilaian
sebuah rubrik penilaian terdiri dari: (1) deskripsi tugas/tugas; (2) skala; (3) dimensi; dan (4) deskripsi dimensi

Demikian komponen-komponen sebuah rubrik penilaian beserta contohnya. Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita tentang cara mengembangkan sebuah rubrik penilaian untuk mengukur kemampuan siswa dalam melakukan atau menyelesaikan suatu tugas. Wassalam.

Baca juga:
Contoh Rubrik Keterampilan Berpidato
Contoh Rubrik untuk Menilai Poster Buatan Siswa
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...