Manfaat Tanaman Lidah Buaya untuk Kesehatan

manfaat lidah buaya untuk kesehatan
lidah buaya (Aloe vera) adalah tanaman berkhasiat obat

Manfaat Tanaman Lidah Buaya untuk Kesehatan


Aloe vera, sepertinya nama ilmiah tanaman ini tak asing di telinga. Beragam kosmetik diproduksi dengan bahan dasar tanaman ini mulai dari pelembab hingga shampo. Aloe vera, adalah tumbuhan yang dalam kehidupan sehari-hari kita kenal sebagai lidah buaya. Beberapa orang sering menanamnya di dalam pot sebagai tanaman hias. Bentuknya yang unik, dengan daun tebal berdaging berisi lendir dan tepi daun berduri lunak tidak tajam (kecuali pada ujung daun) dan berwarna hijau muda berbercak-bercak keputihan ini cukup menarik kalau dirawat dengan baik. Di beberapa daerah seperti Kalimantan Timur, justru lidah buaya dibudidayakan. Jika anda mempunyai banyak tumbuhan ini, maka mungkin anda dapat mengolahnya menjadi bahan minuman ringan.


Lidah buaya unik karena ia sebenarnya adalah tanaman sukulen, yang senang hidup di tempat kering. Daunnya yang tebal berdaging itu adalah tempat penyimpanan atau gudang makanan untuk bertahan hidup. Tetapi, karena banyaknya manfaat dan keindahannya, ia banyak di tanam oleh masyarakat kita. Sewaktu saya masih kecil, saya telah tahu bahwa lendir yang ada dalam daging daun lidah buaya itu sangat baik untuk perawatan rambut. Secara tradisional, daun lidah buaya di ambil, disasap bagian tepi daun yang berduri. Nah, potongan-potongan daun tebal lidah buaya sepanjang 5 – 7 cm dapat dibelah dan diusapkan ke kulit kepala dan rambut dengan perlahan. Lendir dan getah yang ada pada daun ini bagus untuk menghilangkan ketombe dan melembabkan kulit kepala yang rambutnya mengalami kerontokan. Setelah seluruh bagian kulit kepala dan rambut diusap dengan lidah buaya, diamkan lebih kurang 30 menit untuk dibilas sampai bersih.

Jika anda cukup tahan dengan rasanya, makanya lidah buaya dapat dibuat jus. Jus daun lidah buaya ini kabarnya sangat bagus untuk mengeluarkan atau menetralkan racun (detoksifikasi). Selain itu kandungan seratnya dapat membantu melancarkan pencernaan. Rasanya lidah buaya sebenarnya tidak terlalu masalah. Kebanyakan orang justru tidak menyukai baunya jika dibuat jus. Karena itu, itu menetralisir bau ini, kita dapat menambahkan perasaan air jeruk atau aroma pandan. Sesekali, anda juga dapat mencoba memvariasi lidah buaya dengan buah-buahan yang memiliki cita rasa sedikit asam lainnya seperti nenas.

Kandungan Asam Amino dan Vitamin dalam Daun Lidah Buaya

Siapa yang menyangka ternyata daun lidah buaya sangat kaya akan beragam asam amino. Sebagaimana kita ketahui, senyawa protein dibentuk dari asam-asam amino. Ada 22 jenis asam amino penyusun senyawa protein dan daun lidah buaya itu mengandung 20 jenis asam amino. Luar biasa bukan? Ketika tubuh kita kekurangan suatu jenis asam amino, maka penyusunan enzim atau hormon penting untuk metabolisme tubuh dapat terganggu atau bahkan terhambat. Jadi, mengkonsumsi daun lidah buaya tentu dapat mengatasi hal ini. Perlu diketahui bahwa metabolisme (rekasi-reaksi kimia di dalam tubuh kita) itu membutuhkan beragam enzim atau hormon. Ada banyak sekali vitamin yang dikandung lidah buaya. Menurut beberapa sumber, hanya vitamin D saja yang tidak terdapat di dalam lidah buaya. Ini artinya semua vitamin lainnya lengkap ada dalam daun tanaman eksotik ini. Mungkin inilah pula yang menyebabkan daun lidah buaya sangat baik untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit dan daya tahan terhadap stress. Metabolisme yang lancar adalah kunci kesehatan.

Kandungan zat antiradang di dalam lidah buaya sering dimanfaatkan orang untuk mengobati beragam luka untuk bagian luar (kulit). Anda mungkin telah lama mendengar bahwa getah daun lidah buaya dapat mengobati luka bakar. Rasanya yang sejuk dan dingin di kulit juga membantu meredam rasa nyeri. Vitamin E yang banyak dimilikinya membantu peremajaan kulit bekas luka bakar dan melembutkannya. Kandungan belerang, urea, dan nitrogen di dalam lendir lidah buaya adalah antimikroba yang ampuh. Karena itu, ia dapat dimanfaatkan untukmengatasi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan mikroba lainnya. Beberapa artikel bahkan mengatakan bahwa lidah buaya memiliki kemampuan virucidal atau pembasmi virus, yaitu pada virus herpes zoster.

Catatan penting:

Pada bagian bawah daun lidah buaya, dekat bagian yang hijau, terdapat saluran getah yang menghasilkan getah. Kandungan bahan aktif dalam getah ini adalah senyawa kimia yang disebut sebagai antikuinon. Senyawa kimia ini mempunyai efek pencahar (mengatasi sembelit). Akan tetapi, menurut penelitian, pemakaian terus-menerus pada zat ini justru dapat mengakibatkan sembelit apabila dosisnya tidak ditingkatkan. Karena itu, sebaiknya jus lidah buaya tidak dikonsumsi dalam jangka waktu panjang. Antikuinon juga dapat berefek samping seperti kram pada perut, dehidrasi, dan kencing berwarna merah. Penggunaan lidah buaya sebagai bahan herbal (obat-obatan) tentunya juga memerlukan pengawasan ahli herbal karena diperlukan dosis yang sesuai untuk setiap jenis keluhan, penyakit, dan individu yang bersangkutan.

Demikian tulisan mengenai manfaat lidah buaya bagi kesehatan. Jika anda memiliki pengetahuan lain tentang manfaat lidah buaya, tentunya komentar anda sangat diharapkan. Semoga bermanfaat, wassalam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...