Manfaat Tanaman Pulutan untuk Kesehatan

tanaman pulutan dan kesehatan
pulutan, bentuk daunnya mirip seperti daun maple

Manfaat Tanaman Pulutan untuk Kesehatan


Anak-anak suka melemparkan buah-buah pulutan. Kulit buahnya yang keras dan berbulu keras itu menjadikannya mudah melekat ke baju atau rambut. Warnanya yang hitam atau coklat menandakan bahwa buah berisi biji itu telah tua dan siap jatuh atau menempel pada objek-objek lain sehingga membantu penyebarannya ke tempat baru. Oh ya, anda tahu tanaman pulutan kan?

Memang, tanaman pulutan cukup akrab dengan keseharian kita. Perdu berbatang tegak, kecil, tetapi liat dan keras ini yang biasa dijumpai liar tumbuh di pojok halaman belakang, ladang, pinggir jalan raya, atau tanah kosong terlantar ini tidak terlalu mencolok karena bentuknya. Tapi ya itu tadi, anak-anak sangat suka bermain-main dengan buahnya yang kecil-kecil dan gampang menempel itu. Jika sepintas, kita akan melihat bahwa bentuk daunnya cukup unik, seperti daun maple. Tanaman liar ini dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 1 meter. Sebenarnya pulutan yang memiliki nama ilmiah Urena lobata ini berkerabat dekat dengan kapas dan kembang sepatu (hibiscus). Mereka termasuk suku kapas-kapasan (Malvaceae). Bunganya kecil berwarna ungu atau merah muda, terdapat di setiap ketiak daun. Bunga berdiameter sekitar 1 cm  ini akan mekar sehari lalu segera tumbuh menjadi buah dengan tiga atau empat belahan kecil. Buahnya pun sangat kecil, hanya sekitar 0,5 cm diameternya.


Bagian yang bermanfaat dapat berupa penggunaan akar saja, bunga, atau seluruh bagian tumbuhan. Pulutan dapat dipakai sebagai bentuk segar untuk pemakaian luar. Cara yang biasa dilakukan untuk pengolahan pengobatan luar ini adalah dengan menumbuknya sampai halus dan menempelkannya ke bagian yang akan diobati. Pulutan juga dapat dipakai dalam bentuk kering, misalnya pemanfaatan bagian akarnya, walaupun bentuk segar lebih dianjurkan. Rasa herba ini tidak pahit, justru tawar dan kadang sedikit agak manis dan memberi efek sedikit sejuk. Khasiatnya sebagai tanaman obat disebabkan karena sifatnya yang antirematik, pereda nyeri, stomachic, dan vermifuge, pengencer dan pengeluar dahak. Beberapa negara di benua Afrika telah lama mengenal pemanfaatan pulutan, yaitu sebagai bahan makanan famine (bahan makanan saat kelaparan pada masa perang atau paceklik).

Dalam bahasa Inggris pulutan disebut sebagai caesarweed. Kandungan gizi pulutan ternyata cukup baik, antara lain pada analisis bagian akar menunjukkan sebagai berikut: serat 51%, karbohidrat 33%, pelembab 6,6%, abu 5%, lemak 1,8%, dan protein 1,9 %.

Beberapa manfaat tanaman pulutan ini untuk kesehatan, misalnya untuk pengobatan colic, sakit bagian perut, artritis, emfisema, sukar melahirkan, bengkak, diabetes, luka, keputihan, bisul, rematik, patah tulang, disentri, muntah darah, gigitan ular, demam karena flu, malaria, diare, batuk, radang tonsil, pembengkakan payudara dan sebagainya.

Tips Memanfaatkan Tanaman Pulutan Sebagai Obat

Agar pemanfaatan pulutan sebagai obat dapat optimal sesuai dengan keluhan, ada baiknya anda berkonsultasi dengan ahli pengobatan herbal. Penggunaan dosis yang tepat serta cara pengolahan yang benar sangat diperlukan, walaupun beberapa referensi menunjukkan bahwa tanaman pulutan ini sangat aman digunakan sebagai bahan obat rumahan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...