Manfaat Pepaya untuk Kesehatan Tubuh

Siapa yang tak kenal tumbuhan pepaya? Pasti tau kan. Memang tumbuhan yang satu ini sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Pepaya banyak ditanam di pekarangan atau kebun. Daging buahnya yang kuning cerah atau kemerah-merahan sangat enak disantap. Selain itu, bagian-bagian lain seperti daunnya banyak digunakan untuk obat-obatan. Mau tahu apa saja khasiat dan manfaat pepaya untuk kesehatan tubuh manusia. Ayo disimak tulisannya ya.

buah pepaya dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh manusia
buah pepaya dan manfaatnya untuk kesehatan

Manfaat Buah Pepaya

Buah pepaya baik masak ataupun mentah banyak mengandung enzim yang disebut papain. Enzim ini ternyata dapat membantu pencernaan manusia yaitu dengan memecah protein sehingga menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. Bahkan, demikian banyaknya papain yang dikandung dalam buah hingga daun, ibu-ibu sering menggunakan pucuk pepaya untuk membantu melembutkan tekstur daging yang akan dimasak. Adanya enzim papain akan membantu pencernaan protein pada saat berada di dalam saluran cerna. Hasil proses pemecahan protein oleh enzim papain adalah asam amino yang bernama arginin. Asam amino arginin adalah asam amino esensial (tidak bisa disintesis oleh tubuh manusia dan hanya dapat diperoleh dari bahan makanan). Karena itu kekurangan asam amino arginin dapat ditolong dengan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung enzim papain ini semisal buah pepaya masak. Asam amino arginin ini sangat penting sebagai bahan pembentukan hormon pertumbuhan pada anak-anak dan sebagai pencegah pembentukan lemak yang terlalu banyak serta menghambat pertumbuhan sel kanker.



Memakan buah pepaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh anda. Ini masih berkaitan dengan kandungan enzim papain yang ada dalam buah tersebut. Enzim papain telah diteliti terbukti mampu membantu pembentukan asam-asam amino autointoxicating yang dapat mencegah terbentuknya senyawa-senyawa bersifat racun dan berbahaya sisa pencernaan makanan. Itulah sebabnya pepaya dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi, radang pada persendian, diabetes, asam urat, ayan hingga sembelit. Jadi kesimpulannya, jika anda mempunyai masalah dengan sistem pencernaan, maka sangat dianjurkan untuk sering mengkonsumsi buah pepaya.

Buah pepaya yang masak adalah buah yang banyak disajikan sebagai buah untuk cuci mulut sehabis bersantap. Kandungan berbagai vitamin yang ada dalam daging buah yang manis berair dan bertekstur lembut itu sangat penting untuk mengatur metabolisme tubuh. Ada vitamin A dalam jumlah besar pada buah pepaya masak. Bahkan, jumlahnya jauh lebih besar ketimbang vitamin A yang terkandung dalam wortel. Kandungan vitamin C-nya juga besar. Tidak kalah dengan jumlah vitamin C yang dikandung lemon atau jeruk. Luar biasa bukan? Sementara itu kandungan vitamin E yang dikenal sebagai vitamin penting dalam kesehatan kulit juga dikandung oleh buah ini, selain vitamin B kompleks.

Sifat antiseptik pada berbagai bagian tanaman pepaya termasuk buahnya, akan membantu usus dan saluran cerna atas sehat karena terbebas dari mikroorganisme jahat yang mungkin berkembangbiak, misalnya saja pada lambung dan usus.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa buah pepaya mentah atau belum matang sempurna dapat mengakibatkan keguguran. Bahkan di beberapa wilayah, telah digunakan sebagai obat kontrasepsi. Jadi mungkin sebaiknya diperhatikan oleh ibu-ibu hamil untuk tidak mengkonsumsi buah yang belum masak sempurna.

Buah pepaya yang mentah banyak sekali mengandung getah. Getah pepaya juga mempunyai khasiat yang sangat bagus untuk pengobatan kulit. Misalnya, kulit pada bagian tumit kaki yang pecah dapat diolesi getah pepaya muda. Selain itu luka tergores, penyakit kulit karena infeksi jamur panu dan gigitan serangga juga dapat diobati dengan getah buah pepaya mentah.

Manfaat Biji Pepaya

Bagi orang-orang tertentu, pengurangan jumlah pigmen melanin pada akar rambut dapat mengakibatkan munculnya uban (rambut putih karena kehilangan pigmen) sebelum waktunya. Repot juga kalau masih muda sudah ubanan. Bisa menurunkan rasa percaya diri dan membuat minder. Biji pepaya yang telah tua dapat dihaluskan setelah sebelumnya dikeringkan dan disangrai (goreng kering tanpa minyak). Pemakaiannya adalah gunakan beberapa sendok makan serbuk biji pepaya lalu dibuat pasta dengan air dingin. Kemudian diusapkan pada kulit kepala yang mulai tumbuh uban. Biarkan sekitar 60 sampai 80 menit, lalu bilas bersih. Pemakaian serbuk biji pepaya dapat dilakukan secara rutin misalnya 2 kali seminggu.

tanaman buah pepaya dan manfaatnya untuk kesehatan
pepaya, tumbuhan yang mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan

Manfaat Daun Pepaya

Seperti buahnya, daun pepaya juga banyak sekali dijadikan obat alami (herbal).  Misalnya saja untuk pengobatan haid yang terlalu banyak, nyeri haid, sembelit, rematik atau nyeri sendi, jerawat pada wajah, melancarkan produksi air susu pada ibu menyusui, hingga pengobatan luka bakar.

Secara tradisional banyak ibu-ibu menggunakan daun pepaya muda untuk melancarkan keluarnya air susu. Caranya sangat mudah. Cukup dengan mengambil daun pepaya yang masih muda kemudian meletakkannya di atas api kecil untuk menghangatkannya. Kemudian, daun pepaya muda diusapkan kepada payudara ibu menyusui kecuali bagian putingnya.

Daun pepaya juga digunakan sebagai obat jerawat. Kandungan senyawa antiseptik yang ada padanya ampuh membunuh bakteri penyebab jerawat. Caranya, daun pepaya dibuat masker dengan memblendernya dengan air dan dapat ditambahkan tepung beras untuk mengentalkannya sebelum dibalurkan ke kulit wajah.

Bila daun pepaya direbus bersama jahe, maka dapat berkhasiat sebagai obat rematik atau nyeri sendi. Caranya adalah dengan meminum air rebusan yang telah disaring. Gunakan 3 gelas air untuk disisakan 1 gelas sebelum penyaringan. Jika ingin rasanya lebih enak saat diminum, boleh ditambahkan dengan gula merah agar tidak terlalu pahit. Gunakan selembar daun pepaya yang cukup besar dan beberapa jari jahe untuk membuat air rebusan ini. Biasakan meminum air rebusan daun pepaya dan jahe ini secara teratur, misalnya 1 kali atau 2 kali sehari.

Di banyak daerah, daun pepaya muda yang direbus bersama bunganya digunakan sebagai lalapan. Ternyata mengkonsumsi daun pepaya muda sebagai bahan sayuran dapat membantu mengobati sembelit karena kandungan serat dan enzim papain yang dikandungnya. Memang rasanya agak pahit, tetapi kalau dicocol dengan sambal terasi rasanya akan enak. (Tips, jika anda ingin lalapan daun pepaya tidak pahit, anda dapat merebusnya setelah merebus daun singkong).

Pada saat seorang wanita menderita nyeri haid, maka daun pepaya dapat menolong. Ramuan dibuat dengan cara menumbuk daun pepaya bersama-sama kencur dan asam jawa. Selembar daun pepaya ukuran sedang dengan segumpal asam jawa dan seruas kencur ditumbuk kemudian ditambahkan segelas air. Setelah disaring, minum air perasan ramuan saat nyeri haid datang.

Demikian beberapa manfaat pepaya bagi kesehatan tubuh manusia. Masih banyak lagi manfaat tumbuhan pepaya ini bagi kesehatan yang belum bisa kami tuliskan satu per satu di sini. Semoga bermanfaat untuk anda yang sedang mencari pengobatan alami dengan pepaya, Wassalam.

Baca Juga:
Yuk Mengenal Berbagai Teknik Bedah Kanker
Mengapa Tidak Semua Penderita Kanker Dioperasi?
Apa yang Dimaksud dengan Kemoterapi Pengobatan Kanker?
Khasiat dan Manfaat Tanaman Andong Merah
Tanaman Pacar Air dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Manfaat Cocor Bebek untuk Kesehatan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...