Melaksanakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek? Perhatikan Hal-Hal Berikut

Apakah saat ini bapak dan ibu guru sedang mencoba menerapkan model pembelajaran berbasis proyek di kelas yang bapak dan ibu guru ampu? Dan ini adalah pengalaman pertama, atau bapak dan ibu guru belum terbiasa dengan model pembelajaran ini? Beberapa guru yang telah melaksanakan pembelajaran ini (saya rangkum dari beberapa sumber di internet), ternyata memperhatikan hal-hal berikut saat melaksanakannya di kelas mereka.

rangkuman pengalaman guru-guru dari berbagai sumber di internet tentang hal-hal yang perlu diperhatikan saat baru mulai mencoba menerapkan model pembelajaran berbasis proyek (projects based learning - PjBL)
Guru-guru yang berhasil melaksanakan PjBL memperhatikan hal-hal ini

Menentukan Tujuan Pembelajaran dengan Jelas

Pada model pembelajaran proyek, beberapa guru yang belum berpengalaman sering mengalami kekecewaan karena apa yang mereka harapkan sebagai proses dan hasil pembelajaran siswa belum sebagaimana yang guru harapkan. Berdasarkan pengalaman guru-guru ini, hal tersebut dapat diperbaiki dengan menentukan tujuan pembelajaran secara jelas dan disampaikan kepada siswa juga dengan jelas. Jadi siswa tahu apa yang anda inginkan dari pembelajaran yang mereka lakukan selama mengikuti pembelajaran. Guru dapat memberikan reviu terhadap hasil pembelajaran berbasis proyek sebelumnya untuk menjelaskan mana hal-hal yang sudah pas dan mana hal-hal yang belum pas, dan apa harapan guru sebenarnya tentang itu.

Perencanaan yang Matang

Sebuah kelas yang melaksanakan model pembelajaran berbasis proyek harus direncanakan dengan matang, baik kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh guru dan siswa maupun perencanaan mengenai sumber-sumber yang akan disediakan untuk siswa memperoleh informasi. Guru terlebih dahulu harus benar-benar memeriksa sumber-sumber informasi yang mungkin akan digunakan oleh siswa untuk menyelesaikan proyek mereka. Hal ini diperlukan agar guru bisa memperkirakan kemana arah proses pembelajaran berbasis proyeknya mengarah. Jika mempunyai kemungkinan untuk melenceng dari tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, maka guru telah mempunyai rencana lain atau cara-cara tertentu agar pembelajaran kembali ke jalur yang diinginkan.


Mengetahui Sampai Di Mana Kemajuan Proyek yang Dilakukan oleh Siswa

Hal ini sangat penting agar guru dapat pula memanajemen waktu pembelajaran yang dialokasikan untuk suatu proyek. Penting bagi guru untuk mengetahui apakah kelompok-kelompok siswa yang mengerjakan proyek terlalu lamban dalam bekerja ataukah mereka kehilangan fokus dan menemui hambatan dalam penyelesaian proyek mereka.

Berikan Acuan Langkah-Langkah atau Target yang Harus Dicapai dalam Hubungan dengan Manajemen Waktu dan Kemajuan proyek

Beberapa guru yang telah berpengalaman melakukan model pembelajaran berbasis proyek di kelas mereka mengatakan bahwa untuk memperkecil hambatan-hambatan atau kemungkinan tidak selesainya proyek menurut deadline (tenggat waktu) yang telah ditetapkan, maka guru dapat meminta siswa untuk memenuhi target yang dibagi berdasarkan langkah-langkah atau sub-sub tugas yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Memiliki target-target pencapaian per subtugas proyek akan membantu siswa agar lebih mudah memanajemen pekerjaan dan waktu mereka. Hal ini dapat dilakukan oleh guru dengan pertama-tama membantu mereka membuat perencanaan dan penjadwalan proyek.

Tunjukkan Rubrik Penilaian Proyek Anda pada Siswa

Hal yang sangat penting sehingga siswa dapat menyelesaikan proyek mereka sesuai dengan harapan dan kriteria guru adalah dengan secara gamblang mendiskusikan dan memberitahukan bagaimana rubrik penilaian anda terhadap proyek mereka. Dengan demikian siswa akan mengetahui dan memahami standar yang anda tetapkan untuk sebuah proyek yang menjadi tugas mereka.

Refleksi Setiap Pembelajaran Berbasis Proyek yang Telah Anda Kerjakan

Guru yang baik selalu merefleksi apa-apa yang telah mereka lakukan setelah mengajar. Dengan melakukan refleksi guru dapat mencermati apa-apa yang menjadi kekurangan untuk diperbaiki pada pembelajaran berbasis proyek selanjutnya (lainnya), dan tidak lupa pula mencermati apa-apa yang telah bagus dalam pelaksanaan pembelajarannya untuk diterapkan kembali pada pembelajaran berbasis proyek selanjutnya.

Semua guru yang memberikan pengalamannya ini menyatakan bahwa saat pertama kali atau awal-awal melaksanakan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) di kelasnya bukanlah hal yang mudah. Mereka selalu belajar dari kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan yang mereka buat untuk diperbaiki dan diperkuat pada pembelajaran berikutnya. Mereka menyadari bahwa dengan terus-menerus belajar dalam menerapkan model pembelajaran berbasis proyek, maka pembelajaran berbasis proyek yang mereka lakukan menjadi semakin membaik dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun.

Baca Juga:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...