Aneka Game Mendukung Gaya Belajar Siswa

Bapak dan Ibu Guru tentunya pernah menggunakan permainan atau game dalam pembelajaran di kelas bukan? Wah itu bagus sekali, karena telah terbukti bahwa permainan atau game yang diimplementasikan ke dalam pembelajaran ternyata dapat menyokong dan mendukung beragam gaya belajar yang dimiliki oleh siswa.

Masih ingat dengan Prof. Howard Gardner dengan Teori Multiple Intelegences-nya (Teori Kecerdasan Majemuk)? Pastinya kan, nah sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa anak-anak atau siswa di sekolah cenderung mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda. Ternyata beragam game atau permainan yang digunakan guru dapat membantu anak-anak yang mempunyai beragam jenis kecerdasan (dan otomatis gaya belajar) ini untuk lebih intens dalam belajar.

ternyata game atau permainan sangat bagus untuk pembelajaran di kelas karena dapat mengakomodasi beragam gaya belajar dan jenis kecerdasan siswa
pernah diajak main game lagi?

Bagi peserta didik dengan gaya belajar visual, saat ini begitu banyak game atau permainan digital yang menampilkan sisi visual yang menarik. Mereka dapat belajar menggunakan beragam strategi untuk memenangkan permainan, memecahkan permasalahan yang diajukan oleh aplikasi permainan pada komputer atau gadget di tangan mereka sambil menikmati beragam tampilan visual yang menarik perhatian dan sesuai dengan gaya belajar mereka. Guru yang mempunyai kemampuan mendesain suatu aplikasi pembelajaran dengan visual yang menarik berbentuk game atau permainan tentu dapat menyokong pembelajaran siswanya yang bergaya belajar visual ini.


Beragam permainan tradisional dan juga yang saat ini tengah populer saat anak-anak bermain juga cocok dengan gaya belajar kinestetik. Ketika dalam pembelajaran yang menggunakan game atau permainan yang memerlukan gerakan-gerakan badan seperti berlari atau berpindah tempat, atau menggerakkan badan dan anggota badan, maka secara otomatis permainan atau game ini mendukung gaya belajar kinestetik yang mungkin dimiliki peserta didik. Beberapa permainan juga bagus seperti permainan yang memerlukan penyusunan bagian-bagian tertentu seperti potongan-potongan balok kecil, potongan kertas berbentuk puzzle dan sebagainya, untuk pebelajar kinestetik.

Beragam permainan tentu menggunakan audio dalam pelaksanaannya. Game digital sekarang selain memberikan visual yang menarik juga memberikan kesempatan belajar lebih baik pada anak dengan kecenderungan gaya belajar auditori. Suara musik atau suara latar sebuah permainan atau game yang dirancang guru dapat membantu pebelajar auditori lebih baik. Di jaman digital sekarang sangat mudah dan leluasa bagi guru untuk menemukan file-file audio yang bagus untuk pembelajaran di kelasnya dan diintegrasikan dengan game yang dirancangnya untuk siswa.

Belajar melalui game juga sangat membantu siswa yang sedang belajar membaca dan menulis. Bahkan sangat banyak ragam game digital yang dijual untuk tujuan ini secara bebas. Gurupun bisa membuat versi yang lebih sederhana untuk membantu anak belajar membaca dan menulis.

Bagaimana? Masih akan menggunakan game atau permainan dalam pembelajaran di kelas bapak dan ibu guru? Tentunya kan?

Tujuan Pembelajaran dan Siswa
Menyusun RPP
Interaksi PBM
Fakta tentang Inkuiri
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...