Hal-hal yang Harus Dimiliki Seorang Guru Fasilitator

Hal-hal yang Harus Dimiliki Seorang Guru Fasilitator


Menjadi guru yang mampu memfasilitasi pembelajaran bisa mudah bisa sukar. Tergantung guru itu sendiri. Ada beberapa hal yang harus dimiliki seorang guru untuk mampu berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran. Dan dikatakan sukar, karena jika si guru tidak memiliki kecakapan ini maka ia akan kesulitan untuk menjadi fasilitator. Bisa dikatakan mudah, karena sebenarnya kecakapan ini bisa dilatih sehingga menjadi tajam asal sungguh-sungguh, dan kadang memang guru-guru yang memang mendedikasikan dirinya untuk profesi sebagai guru telah mempunyai kecakapan-kecakapan ini sebagai bakat alam.

Beberapa Hal yang Harus Dimiliki Seorang Guru yang Mampu Berperan Sebagai Fasilitator
Berikut ini adalah beebrapa hal yang harus dimiliki guru untuk menjadi fasilitator yang baik:
ada beberapa hal (kecakapan, sifat, dan sikap) yang harus dimiliki seorang guru untuk dapat berperan sebagai fasilitator di kelas
kecakapan yang harus dimiliki guru fasilitator


  • Cakap Mendengarkan
  • Cakap Mengamati
  • Punya Empati
  • Cakap Mendiagnosis
  • Cakap Memotivasi
  • Punya Pikiran Terbuka
  • Mampu Menjadi Model
  • Cakap Memanajemen


Baiklah, sekarang akan kita ulas satu per satu ya...

Guru Fasilitator itu Cakap Mendengarkan

Seorang guru fasilitator harus mempunyai kecakapan dalam mendengarkan semua suara yang terucap di dalam kelas saat pembelajaran berlangsung. Semua suara itu mencermin proses belajar yang sedang terjadi pada peserta didik. Maka dengan memahami proses belajar yang sedang terjadi pada peserta didiknya, maka guru fasilitator dapat membuat kelasnya hidup.

Guru Fasilitator itu Cakap Mengamati

Sebagaimana kecakapan mendengarkan, kecakapan dalam mengamati semua yang terjadi baik berupa gerak-gerik, mimik, gesture atau hal-hal lain yang sedang berlangsung pada peserta didik akan membuat seorang guru dapat memutuskan apa langkah-langkah yang selanjutnya akan dilakukannya dalam mengelola pembelajaran. Memahami proses belajar dapat dilakukan guru fasilitator melalui pengamatan terhadap siswa-siswinya secara langsung.

Guru Fasilitator itu Punya Empati

Fasilitator yang baik harus memiliki empati. Ia harus memiliki kepekaan terhadap apa saja yang sedang berlangsung. Setiap pembelajaran yang baik selalu melibatkan emosi, dan empati diperlukan untuk memahami bagaimana emosi peserta didik saat sedang belajar bersamanya.

Guru Fasilitator itu Cakap Mendiagnosis

Beragam masalah selalu muncul di dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang muncul bisa besar bisa pula kecil. Kemampuan guru untuk mendiagnosis dengan segera permasalahan akan membuatnya dapat menangani permasalahan dengan cepat dan tepat.

Guru Fasilitator itu Cakap Memotivasi

Tidak semua pembelajaran berjalan mulus. Kadangkala pembelajaran yang telah dirancang dengan sangat rapi dan mempertimbangkan beragam hal bisa saja menjadi pembelajaran yang dingin dan kurang menarik. Karena itu, kecakapan untuk memberikan motivasi secara spontan sangatlah dibutuhkan seorang guru yang ingin berperan sebagai fasilitator dalam pembelajarannya. Ia mempunyai cara-cara baru dan efektif untuk membuat proses pembelajaran menjadi hangat dan bersemangat.

Guru Fasilitator itu Punya Pikiran Terbuka

Setiap guru yang ingin menjadi seorang fasilitator dalam pembelajaran harus mempunyai pikiran yang terbuka. Ia harus menjadi seorang yang open-minded. Ia terbuka terhadap hal-hal positip. Ia mudah beradaptasi dengan suasana baru, mampu berkomunikasi dengan baik, tidak gampang tersinggung, mudah menerima kritik dan saran meskipun datang dari siswa sekalipun.

Guru Fasilitator itu Mampu Menjadi Model

Seorang guru fasilitator itu harus mampu menjadi model bagi peserta didiknya. Ia harus mampu menjadi role model seorang pembelajar. Ia dapat menjadi model jika ia memang benar-benar seorang pembelajar. Guru fasilitator itu selalu rajin meng-update pengetahuannya. Ia suka berpikir kreatif, kritis dan inovatif. Guru fasilitator itu adalah model yang dapat diandalkan bahwa ia selalu mau belajar dan menikmati belajarnya. Seorang guru tak akan berhasil membelajarkan peserta didiknya jika ia sendiri tak pernah menunjukkan perilaku belajar.

Guru Fasilitator itu Cakap Memanajemen

Untuk melaksanakan sebuah pembelajaran yang baik, seorang guru fasilitator harus mempunyai keterampilan dalam memanajemen beberapa hal, di antaranya sumber daya dan sumber informasi yang akan digunakan di dalam kelasnya, memanajemen proses perancangan dan persiapan pembelajarannya, memanajemen proses pembelajaran di dalam kelasnya, hingga memanajemen evaluasi pembelajarannya.

Nah, itulah beberapa hal penting (kecakapan-kecakapan dan keterampilan serta sifat) yang harus dimiliki seorang guru yang ingin berperan sebagai fasilitator di dalam kelasnya. Wassalam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...